Babymoon : Enjoying Jogja

9:17 PM


Kalo kata orang-orang, lagi hamil di trisemester kedua tuh lagi enak-enaknya buat jalan-jalan, karena biasanya sih kondisi sudah mulai stabil daripada fase trisemester pertama dan ketiga. Tapi balik lagi ke kondisi masing-masing orang ya, karena bisa berbeda. 

Tujuannya juga lebih ke refreshing sejenak dengan suasana baru sesaat sebelum persiapan kelahiran sang buah hati. Karena setelah lahiran, mungkin kita perlu menunggu beberapa lama untuk travelling lagi karena tenaga kita lagi fokus mengurus babysampai baby sudah siap untuk diajak jalan-jalan. Aku pikir ada benarnya juga.

Syukurnya di trisemester kedua ini kondisi kehamilan aku termasuk yang cukup anteng. Pola makan sudah enak, bahkan nafsu makan lagi membesar, tapi untungnya masih bisa terkontrol dengan baik. Selain itu belum terlalu berat untuk 'membawa perut'.

Akhirnya aku dan suami memilih Jogja dengan pertimbangan jam terbang yang ga terlalu lama dan kami juga belum pernah menikmati kota Jogja berdua. Sebelumnya kami ke Jogja hanya untuk urusan kerjaan dan acara kantor masing-masing. Aku pun juga sudah sangat mupeng melihat penginapan Yats Colony yang nyaman dan bukan seperti hotel mainstream lainnya.

Rute yang kami susun juga ga terlalu 'ngoyo' seperti biasanya, kali ini versi santai dan kebanyakan wisata kuliner. Biasanya dalam 1 hari kami bisa datangi 3-4 tempat wisata selama seharian, kami ini hanya 1-2 tempat saja. Berhubung juga aku harus menjaga supaya jangan kecapean, yang penting bisa santai dan happy bareng.

**Day 1**
Kampung Jawa
Tempo Gelato
Check in on Yats Colony
Honje Resto
Alun-alun Kidul

Mendarat di Jogja sekitar jam 10 siang dan mengurus serah terima sewa mobil, kami langsung brunch di Kampung Jawa sesuai rekomendasi teman aku, Ayu. Lokasinya masih sejalan kearah Yats Colony. Dari masuk parkiran, awalnya agak ragu dengan resto ini karena terlihat kecil sekali. Tapi begitu masuk, kami benar-benar dimanjakan dengan suasana hijau yang memang mirip seperti 'kampung', sederhana dan rindang. Makanan yang disajikan pastinya makanan Jawa versi rumahan yang disajikan dalam prasmanan. Ada gado-gado, urap, ayam goreng, ayam bakar, ikan, sayur asem, tahu tempe bacem, jengkol, sayur mayur seperti pare, kacang panjang, gorengan seperti bakwan sayur, tahu, tempe. Duh banyak macam deh. Lengkap dengan beberapa pilihan sambal dan kerupuk. Uda gitu kalo masih kurang, sayur dan nasi boleh refill lho! Uniknya lagi, makanan disajikan diatas piring besi jadul, jadi inget waktu aku kecil masih pakai piring seperti ini. Sembari menikmati makanan yang kita ambil, mata kami dimanjakan dengan hijau-hijau disekitarnya. Duduknya juga ada pilihan di meja makan maupun lesehan. Soal harga jangan ditanya, murah! Kami makan 3 porsi makanan, lengkap dengan nasi merah, sayur dan lauk, pisang goreng 1 porsi, sambal, kerupuk, kopi vietnam dan es jeruk 2 gelas, hanya habis 100 ribu! Thanks banget rekomendasinya, Ayu! Pembuka babymoon yang berkesan di Kampung Jawa.









Sembari menunggu jam check in hotel, kami mencari dessert yang juga direkomendasikan oleh teman suami. Namanya Tempo Gelato, letaknya di jalan Prawirotaman. Begitu masuk ternyata tempatnya sudah ramai pengunjung. Beruntung begitu masuk kami langsung mendapat meja, mungkin emang rejeki ibu hamil hihihi! Rasa es krim yang dijual ada yang standar seperti vanila, coklat, hazelnut, buah-buahan seperti strawberry, mangga, blueberry, banana, dll. Tapi ada juga yang rasanya unik seperti rasa kemangi! Akhirnya aku mencoba membeli 1 cup medium dengan 3 rasa supaya bisa sharing. OMG enak banget! Ga nyangka seenak itu! Harganya pun juga ga mahal, 1 cup medium yang aku beli harganya 40 ribu! Kalo di Jakarta mungkin bisa diatas 60 ribu. Pantes ramai pengunjung, rasa es krimnya enak, tempatnya nyaman dan harganya juga nyaman di kantong.





Lanjut ke Yats Colony untuk check-in dan istirahat. Aku uda ga sabar banget untuk melihat Yats Colony ke bagian dalam. Sesuai dengan ekspektasi aku dari awal, homey dan instagramable! Aku memesan tipe kamar Ca selama 2 malam. Meskipun ukuran kamarnya ga terlalu besar, tapi kami suka banget dengan desain kamarnya. Tipe Ca ini juga direct access ke kolam renang. Aku sudah membayangkan bakal menyenangkan banget bermalam disini dengan suasana yang santai dan tenang. Setelah tidur siang sebentar, sore harinya aku duduk-duduk di pinggir kolam renang. Biarpun cuacanya lagi terik, tapi pemandangan mata tetep adem karena banyak tanaman hijau di sekitarnya.








Untuk makan malam kami memutuskan untuk mencoba 1 restoran bernama Honje. Restoran ini ternyata juga pemilik dari Dowa, toko kerajinan tas rajut yang terkenal di Jogja. Tempatnya luas dengan suasana vintage dan makanan yang disajikan juga ada variasi masakan Indonesia dan Western. Makanya banyak juga nih bule yang makan disini. Rasa makanannya enak dan porsinya cukup banyak.






Sudah kenyang makan malam, kami lanjut menghabiskan malam pertama kami di Jogja ke area Alun-alun Kidul. Suasananya ramai dan menyenangkan, karena ramai dengan sederetan odong-odong. Eits ini bukan odong-odong biasa, ini bentuknya adalah mobil yang dihias dengan lampu warna warni yang lucu dan unik. Pastinya 'odong-odong' ini bikin menarik perhatian pengunjung, karena emang bentuknya gemes, ditambah suasana yang semakin marak karena ada musiknya! Asli, aku sampe norak banget dan ga berhenti ngakak, tanganku juga ga berhenti untuk jepret mobil-mobilnya. Selain itu di area tengah taman banyak yang menjual jajanan, bahkan angkringan! Sudah hampir 1 putaran kami lewati, suami tertarik untuk mencoba area permainan egrang. Dengan bayaran yang ikhlas ke pemiliknya, pengunjung bisa bebas mencoba adrenalin dengan bermain egrang. Ga gampang lho, sering banget jatuh karena ga bisa balance. Aku pun yang menonton cuma bisa tertawa lepas karena ternyata ga segampang yang dikira hahaha! Hari pertama yang menyenangkan di Jogja.









**Day 2**
Soto Kadipiro
Hutan Pinus Mangunan
Rumah Hobbit + Wisata Seribu Bambu
Ayam Goreng Mbah Cemplung
House of Raminten
Jalan Malioboro
Move On Cafe

Bangun pagi hari aku memutuskan untuk mencoba berenang lagi. Sebelumnya saat hamil 4 bulan aku pernah mencoba berenang, tapi ternyata belum bisa lancar karena perut aku langsung berasa kencang. Kali ini pelan-pelan aku berhasil bisa berenang seperti biasa, meskipun baru mencoba gaya punggung. Suasana pagi hari yang adem dan sejuk di dalam Yats Colony makin menyenangkan dan santai. Sarapan yang disediakan di Yats Colony juga enak. Meskipun variasi makanannya ga begitu banyak, tapi suasana dining room enak banget dan homey. Mata aku juga ga berhenti keliling melihat-lihat detail dekorasi yang bagus dan kayanya betul-betul diperhatikan detail sama pemiliknya.







Kami mengambil sarapan tidak terlalu banyak karena penasaran dengan Soto Kadipiro Asli yang terkenal di Jogja. Letaknya juga ternyata ga jauh dari Yats, hanya 5 menit. Kami memesan soto ayam dengan nasi dan perkedel yang digabung ke dalam kuah, dan juga pesan ayam goreng kuning. Enak banget! Ga heran kalo tempatnya ramai, padahal tempat makannya juga cukup besar.

Lanjut perjalanan kami ke arah selatan menuju ke arah Mangunan kurang lebih sekitar 50 menit tanpa macet. Sebetulnya di area Mangunan ini ada beberapa tempat wisata yang berbeda-beda. Tapi setelah gooling, ternyata banyak yang areanya cukup curam, jadi kami hanya datangi ke tempat yang santai saja, mengingat aku juga sedang hamil. Tempat pertama yang kami datangi adalah Hutan Pinus Mangunan. Sesampai disana, udaranya sejuk banget dengan pemandangan pohon pinus yang tinggi banget. Banyak juga yang piknik disini. Pastinya ga lupa dong kami foto-foto. 



  




Satu jam kami menghabiskan di Hutan Pinus, kami lanjut ke area Rumah Hobbit dan Wisata Seribu Batu. Ternyata naik turun tangganya lebih curam daripada area Hutan Pinus, jadi aku hanya menikmati di area bawah saja dan bisa foto di latar belakang rumah-rumahan berundak yang unik dari akar pohon. Di area sebelahnya juga ada 2 rumah yang menyerupai rumah hobbit. Tentu saja ga terlepas dari antri untuk foto. Setelahnya kami tutup dengan minum sebatok air kelapa hijau ;)






Ga terasa sudah hampir sore, kami belum makan siang. Teringat dari rekomendasi ayam goreng enak dari temanku, Hesti, yang juga baru mudik ke Jogja, namanya Ayam Goreng Mbah Cemplung. Kebetulan lokasinya juga searah dengan pulang ke hotel. Tempatnya juga seperti warung biasa tapi luas, jadi ga berasa pengap. Dalam bayangan aku, ayam kampung itu ya ukurannya kecil, rasanya ga cukup kalo pesan 1 dada/paha. Tapi ternyataaaa.... ukurannya jumbo! Jadi kami pun puas masing-masing dengan makan 1 pcs ayam saja. Cabe koreknya juga mantep banget pedesnya. Berhubung lagi hamil, aku ga berani banyak makan cabe, cuma colek minyak cabenya aja, kasian nanti babynya kalo aku sampe **amit-amit** diare. Buat yang suka pedes-pedesan, Ayam Goreng Mbah Cemplung very recommended!


Setelah kembali ke hotel untuk istirahat dan mandi, kami bersiap untuk makan malam ke House of Raminten. Etnik dan Jawa banget, begitulah gambaran aku pas aku melihat ke dalam restoran ini. Semua para pelayan juga menggunakan kostum khas Jawa. Makanannya juga beragam masakan Jawa seperti mie goreng jawa, kupat tahu, rawon, sego kucing, dll. Aku tiba disana jam 6 sore tapi sudah ramai sekali. Kebanyakan sih tempat duduknya lesehan, jadi aku sempet kepikir untuk pindah resto karena aku sudah ga bisa duduk lesehan lagi mengingat sudah hamil 6 bulan. Tapi akhirnya pelayan berbaik hati untuk menyiapkan versi meja kursi supaya aku nyaman. Baik banget! Makanannya juga lumayan enak, sayangnya mie goreng jawa yang aku pesan keasinan, jadi aku ga sanggup menghabiskannya. Di area depan juga ada yang menjual beragam oleh-oleh seperti bakpia, coklat, dan juga batik.







Malam terakhir di Jogja kami habiskan untuk jalan-jalan di sekitaran Malioboro sambil mencari batik murah. Dulu pas tugas kantor aku hanya melewati jalannya aja, ga pernah belanja disini. Ternyata banyak sekali ya produk batiknya, sampe lumayan pusing pilihnya hihi. Tapi aku ga tahan lama-lama berjalan di area Malioboro karena lumayan banyak asap rokok. Hanya sekitar setengah jam kami jalan-jalan disini sambil membawa pulang beberapa daster batik untuk oleh-oleh.

Karena makan malam yang aku makan kurang nampol, aku masih terasa lapar, takutnya repot bangun di subuh karena kelaparan hihihi. Jadinya kami meluncur ke Move On Cafe yang letaknya di Jalan Prawirotaman, sederetan dengan Tempo Gelato. Roti Bakar Srikaya, Pisang Bakar Coklat Keju dan Jus Alpukat menjadi penutup malam terakhir babymoon di Jogja. Bahagia dan menyenangkan banget.


**Day 3**
Tempo Gelato
Pasar Beringharjo
Roaster & Bear

Hari terakhir kami bangun lebih siang karena lebih santai dan tidak ada tempat wisata lagi yang kami kunjungi, sekalian kami masih ingin menikmati kenyamanan di Yats Colony. Aku juga masih sempat berenang di pagi hari untuk kedua kalinya. Tempat menginap yang menyenangkan dan rasanya pengen balik lagi nanti kalo bayiku sudah lahir dan bisa diajak jalan-jalan. 


Sesudah sarapan dan check out, kami datang kembali ke Tempo Gelato hahaha! Kami datang jam 10 pagi, jadi masih sepi, ga perlu waiting list. Kali ini kami pesan versi cone yang bisa dipilih 2 rasa. Kali ini aku memesan rasa Kiwi dan Kit Kat yang kemarin keabisan pas dateng di hari pertama. Harga 1 cone besar ini hanya 25 ribu! Makannya pun juga sampai puas dan kenyang. Berkesan banget makan es krim disini. Enak dan murah!




Kebetulan juga di hari terakhir kami ingin mampir ke toko batik di Pasar Beringharjo milik temanku, Ayu. Pasar ini letaknya masih terusan dari Jalan Malioboro, jadi jualannya juga ga jauh-jauh dari batik. Tapi di area depan juga ada menjual makanan dan toko kelontong lainnya.

Masih ada waktu sebelum mengejar jam kepulangan pesawat, kami mampir makan siang di Roaster and Bear, ga jauh dari resto Honje yang juga kami datangi. Kali ini menu makan siang ala western dengan banyak pilihan pasta dan pizza. Yang aku pesan adalah pasta salmon (tapi luma nama di menu :p). Enak banget. Dibandingkan dengan harga di Jakarta, harganya juga jauh lebih terjangkau untuk ukuran pasta salmon, sekitar 50 ribu, dengan porsi yang kenyang juga. Karena namanya juga Roaster and Bear, jadi hiasan dinding yang dipajang juga gambar teddy bear yang lucu dan gemes.





Perjalanan babymoon yang sangat menyenangkan. Biarpun hanya di dalam negri, tapi yang penting aku dan suami happy, ini juga berpengaruh terhadap perkembangan baby. Yang penting bahagia dengan momen kecil sekalipun, apapun itu. Selama babymoon, aku dan suami sering elus perut dan bilang ke dede bayi, "nanti kita travelling bareng ya, de." Senyum ga bisa disembunyikan dari wajah kami.

Thanks a lot, Jogja. Someday we'll be back!

***

Oh ya, aku mau berbagi sedikit tips buat yang lagi persiapan babymoon :

  • Melakukan pemeriksaan rutin beberapa hari sebelum keberangkatan. Hal ini untuk memastikan kondisi ibu dan bayi dalam kondisi fisik yang sehat dan fit.
  • Jika menggunakan pesawat, minta surat layak terbang dari dokter. Biasanya setiap maskapai sudah menentukan (kebanyakan) minimal kehamilan 27 minggu wajib menggunakan surat. Biarpun kehamilan kita belum sampai 27 minggu, sebaiknya tetap disiapkan surat layak terbang, karena terkadang maskapai tetap minta ditunjukkan surat tersebut sebagai jaminan.
  • Sebisa mungkin pilih destinasi dengan jarak tempuh yang ga terlalu lama. Kalo pun ke kota/negara yang cukup jauh, pilih penerbangan kelas bisnis supaya ibu hamil nyaman selama perjalanan dan bisa tiduran di pesawat.
  • Bawa pakaian, celana, dan sepatu yang nyaman, sesuaikan dengan cuaca kota/negara tempat kita babymoon. Gunakan sepatu yang empuk untuk berjalan, hindari sepatu/sandal yang licin.
  • Biarpun sedang liburan, tetap jaga asupan makanan, bawa cemilan sehat, dan minum air putih yang cukup. Kalo lagi cheating, porsinya tetap dikontrol, seimbangkan dengan makanan sehat, dan sebisa mungkin ga kebablasan :)
  • Bawa vitamin atau suplemen yang sudah ditentukan dokter.
  • Hindari ke tempat wisata yang curam dan terjal. Sebaiknya ke tempat santai dan nyaman.
  • Susun jadwal perjalanan yang santai dan ga 'ngoyo'. Ada waktunya istirahat supaya ga kelelahan.
  • ENJOY THE MOMENT :)
Kalo babymoon versi kalian seperti apa? Atau ada pengalaman babymoon yang seru? Boleh sharing disini ya, jadi kita bisa berbagi info dan tips yang berguna untuk orang lain.

Thanks for reading!


Xoxo,


You Might Also Like

6 comments

  1. babymoon yang enak sekali,,, boleh contek itenerary-nya yah mbak untuk jalan-jalan ke jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasi, mba :)
      Rasanya kurang ya 3 hari hahaha...

      Delete
  2. Halo, kebetulan aku rencana ke jogja bulan depan & mau contek itinerarynya juga. Hehe :)
    Kalo boleh, aku minta contact/rekomendasi sewa mobil di jogja dong.. makasii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai2.. aku sewa mobil sama temennya temenku.. ini contactnya ya : 0822.4282.0124 (Kiki). Senang bisa bantu :)

      Delete
  3. sus , booking di Yats perlu berapa lama dulu sebelum hari H ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tanggal2 libur kejepit, paling aman 1 bulan, Stev :D
      Waktu yg aku nginep ini sekitar 2 mingguan sebelum hari H..

      Delete